Sinopsis Sang Martir (2012)

Sang Martir adalah film terbaru karya sutradara Helfi Kardit yang berangkat dari keprihatinannya terhadap berbagai kasus intoleransi di negara ini. Film Sang Martir sendiri memang akan banyak bercerita tentang konflik dan persoalan seputar kekerasan berbau agama. Meskipun demikian Film produksi Kharisma Starvision Plus ini tidaklah seperti Innocence Of Muslims yang mendiskreditkan satu kepercayaan tertentu namun justru menggambarkan bagaimana membangun toleransi antar umat beragama dan memperbaiki citra islam yang negatif di mata dunia.

Film yang rencananya akan dirilis pada 25 Oktober 2012 mendatang ini berkisah tentang Rangga, pemuda yang santun dan pandai mengaji. Hidup Rangga yang lurus berubah ketika dia membunuh pemerkosa Lily, wanita yang dicintainya. Begitu keluar dari penjara perangai Rangga sangat berbeda dari sebelumnya. Bahkan dirinya mempersiapkan diri menjadi seorang martir atau pelaku bom bunuh diri. Lebih lengkapnya baca sinopsis Sang Martir di bawah.

Selain Adipati Dolken dan Nadine Alexandra, Film SANG MARTIR juga turut didukung oleh nama-nama beken seperti Tio Pakusadewo, Adi Kurdi, Ray Sahetapi, Roy Marten, dll. Ada pula vokalis grup band Vierra, Widy, yang mulai menjajal dunia film. Di film ini ia akan berperan sebagai anak panti asuhan yang karakternya berbeda dengan dirinya sendiri.

Review
Judul : SANG MARTIR
Pemeran : Adipati Dolken, Nadine Alexandra, Widy Vierra, Adi Kurdi, Ray Sahetapi, Roy Marten, Tio Pakusadewo, Henidar Amroe, Titi Kadarsih, Jamal Mirdad dan Astri Nurdin
Genre Film : Drama
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Produksi : KHARISMA STARVISION PLUS
Sutradara : Helfi Kardit
Durasi : 99 Menit

Sinopsis Sang Martir

Film Sang Martir
Rangga (Adipati Dolken) adalah mahasiswa berusia 20 tahun yang sejak kecil tinggal di panti asuhan bersama adiknya Sarah (Ghina Salsabila). Panti asuhan itu milik Haji Rachman (Jamal Mirdad) dan istrinya Hajjah Rosna (Henidar Amroe) yang tidak punya keturunan, dan menjadi orang tua bagi anak-anak Panti. Di wilayah tersebut berkuasa seorang preman bernama Rambo (Tio Pakusadewo).

Suatu ketika Lili (Widy Vierra) diperkosa oleh Jerink (Edo Borne), adik Rambo. Rangga meminta Jerink bertanggung jawab atas perbuatannya, keduanya pun terlibat duel, hingga Jerink terbunuh. Rangga dipenjara selama 3 tahun dan situasi panti pun berubah tragis. Untuk menguasai kepemilikan areal panti Rambo pun membunuh Haji Rachman. Anak-anak panti juga diberhentikan sekolahnya, dan dijadikan pengemis jalanan.

Saat Rangga akhirnya bisa menghirup udara bebas, orang-orang suruhan Rambo pun sudah siap menuntut balas. Untunglah nyawa Rangga bisa diselamatkan oleh anak buah Jerry (Ray Sahetapy), kepala genk preman musuh bebuyutan Rambo. Rangga pun diajak tinggal di sebuah rumah kontrakan dekat gereja yang dimiliki Jerry. Di sanalah ia hampir setiap hari ia melihat seorang gadis remaja, Cinta (Nadine Alexandra) berdiri di luar gereja untuk berdoa. Rangga dan Cinta pun saling mengenal dan menjadi dekat, kedua remaja yang berbeda keyakinan ini saling mengagumi dan jatuh cinta.

Diceritakan konflik antara genk Rambo dan Jerry semakin memanas karena perebutan wilayah. Situasi semakin parah saat Rambo mendapatkan order dari seorang oknum koruptor untuk mengalihkan perhatian publik atas kasus korupsinya. Caranya ya dengan perang antar genk atau isu bom gereja. Rambo lalu membidik gereja di wilayah Jerry. Sebagai penguasa wilayah panti, Rambo memaksa Rangga untuk jadi martir, sebagai ganti keselamatan semua anak-anak panti asuhan Rangga dan Cinta,

Sepasang remaja jadi saksi yang mewakili kondisi carut marut sosial bangsa ini. Bagi mereka perbedaan adalah takdir yang harus saling dihargai. Kondisi dilematis bagi Rangga untuk memilih apakah ia harus menyelamatkan anak-anak panti asuhan atau mengikuti perintah Rambo. Apa pilihan Rangga? Tunggu kehadiran film Sang Martir di bioskop-bioskop di kota anda mulai 25 Oktober 2012.

0 komentar:

Poskan Komentar